Wednesday, April 4, 2012

#CurhatanGue pr.3


"It's not love. It's a funny and unique story to know you."
    The other of my one sided love. Want to hear?
    Lupakan, lupakan, lupakan masa lalu. Dan moving on yuk. Yah, itu mah gue gak perlu begitu gue juga udah moving on, yah karena kelas tiga. Gue jadi berubah dan fokus gue bergeser ke arah yang lebih serius dan memang itu yang saat itu gue butuhkan.
Semua selesai, UN, masuk ke SMA juga udah. Dan gue dengan nyaman dan cukup deg-degan menghadapi lingkungan yang jelas-jelas lebih berat daripada gue di SMP. Dengan tanggung jawab yang lebih gila dan waktu yang juga lebih mepet secara gila-gilaan.
    Tapi waktu itu, waktu gue lagi sial-sialnya di tatar sebagai anak baru, emang ditatarnya juga gak diapa-apain lah. Yah biasalah digalak-galakin, disuruh minta tanda tangan kakak OSIS, lebay lah pokoknya, dengan kuncir-kuncir dan atribut yang gila. Gue sempat suka sama mentor kelompok gue. Jadi seperti biasa anak baru dibagi-bagi di dalam beberapa kelompok. Dan dibagi berdasarkan nama-nama situs-situs jejaring sosial, baik yang ngeshare foto atau kayak yang lainnya. Tapi kita ganti aja, atau kita ganti namanya jadi kelompok hijau buat kelompok gue. Dan di kelompok hijau gue itu ada mentor gue.
    Dia itu baik dan care banget sama anak-anak di kelompoknya dia. Di saat yang lain galak, dia salah satu yang baik menurut gue. Dia punya senyum yang manis, kulit hitam manis, dan mungil buat ukuran cowok. Dan disitu gue seneng banget liat dia. Pokoknya kalau ada dia, gua suka tebar-tebar pesona yang jelas, acara TP2 gue itu gagal total lah, orang gue sampe sekarang gak jadi sama dia, dia malah sukanya sama temen gue. Eh tapi yang ini, gak dramatis bin norak kayak waktu gue di SMP. Gue suka sama dia karna gue seneng aja sama kebaikan dia.     
    Sperti biasa kalau lagi di tatar gitu, OSIS suka bikin drama yang dramatis banget. Tentang bagaiman menyedihkannya pengorbanan mereka buat nyiapin semua ini. Ya emang mereka capek, gue tau banget. Tapi mereka mendramatisir. Mereka bilang kalau mereka, pemimpin-pemimpin kelompok itu dimarahin sama ketua dan anggota kepengurusan OSIS lain, pokoknya di caci karena anggota kelompok mereka suka melanggar peraturan. Dan salah satu pemimpin yang gue bilang tadi, pemimpin kelompok hijau adalah kakak OSIS yang yang gue suka itu. Dan karena kita udah terlalu banyak ngelakuin pelanggaran, setiap kelompok harus bisa menampilkan bakat mereka dengan baik dan membuat pemimpin kelompok kita, si kakak OSIS tadi dilepaskan dari tahanan. Karena di hari terakhir, mereka gak dibolehin ngebimbing kita lagi. Mereka dihukum. Dan entah kenapa itu lebay banget kan?
    Tapi ya namanya juga suka, gue sempet nangis karna gue udah bikin dia di hukum, sambil denger lagu Keripatih-Demi Cinta gue nangis, dan sambil merintih pedih karna gue udah bikin dia menederita. Emang nih kadang-kadang gue juga suka geli ngeliat kelakukan gue yang lebay akut gitu. Kebetulan di kelompok hijau temen gue satu lagi ada yang bisa main gitar, dan gue yang cewek gini, main gitar sama temen sekelompok gue. Dan dengan semangatnya gue main gitar. Waktu itu kelompok hijau nyanyiin lagu SM*SH-I Heart You dan Kerispatih-Demi Cinta. Dan waktu itu gu dan temen sekelompok gue main musik, sementara yang lain nyanyi. Setelah kita selesai nyanyi dengen antusiasme yang luar biasa, karena yang lain tampak menikmati sajian music dari kita, kita sama-sama neriakin nama kakak mentor kita dan bilang gini "Kak ***** I heart You!!!!!!!"
    Dan waktu kita setelah gitu, dengan sok gagahnya gue ngangkat gitar gue dan kebetulan ketek gue, yak ketek gue, yak bener KETEK gue basah dan tanpa gue sadar saat gue ngangkat-ngangkat gitar itu, seantero sekolah gue, yang ada di situ ketawa semua. Gue piker kenapa, yah tapi berhubung gue lagi TP2 dan seneng-seneng gue abaikan aja mereka. Baru beberapa bulan lalu, waktu temen gue cerita tentang ketek gue yang lucu itu, gue baru tau. Shit lah. But, It's not love. It's a funny and unique story to know you.


    Dengan gue suka sama dia, gue berusaha untuk memberikan yang terbaik di pentas music buat anak-anak baru saat itu, gue nyanyi sekeras dan sebagus gue bisa, dan main gitar sekeren mungkin yang gue bisa, gue langsung eksis di sekolah gue. Dan ada yang bilang gue adalah seorang drama queen sial sekali memang. Tapi hal positifnya adalah semua orang tau kalau gue punya skill music, dan gue gak segampang itu untuk dihina karna gue berbadan agak subur. Itu kenapa gue bilang, rasa yang gue ke dia, sama sekali bukan cinta, bukan rasa yang spesial banget. Ini cuma rasa-rasa menggelitik dan bikin hidup gue unik. Thanks ka. You give me an unique story.
NB : Kakak kelas gue yang satu ini udah gak punya nyokap dan dia pernah jadi mantan kakak kelasnya. Dan waktu itu PDKT gue juga gagal karna waktu kelas 1 awal itu, dia belom punya HP dan gue bisa PDKT sama dia. So, I pray bless and love be with him. Dan ternyata, mentor gue itu, cuma baik waktu gue kita masih jadi bawahan, atau adek kelas bimbingan dia. Setelah MOPD selesai dia mah tau kemana, tiap ketemu juga gak pernah nyapa, senyum aja enggak. Sombong banget dia mah sekarang. But, never mind. He's still special because he makes me famous. Haha :D

No comments:

Post a Comment